Taifib (Marine Reconnaissance batalyon) exercise with Kopaska (Spesial Force Navy)
Taifib (Indonesian Marine Reconnaissance batalyon) , Kopaska ( Spesial Force Navy) doing special operation. Another special force in Marine Corps, Denjaka, is not involved.
NAVAL NEWS : Indonesian Shipyard Cuts Steel On New OPVs For TNI AL
According to an Indonesian MoD release, these OPVs are meant to strengthen Indonesian naval power and to fullfill a gap in the patrol boats segment.
“The construction of the ’90-meter OPV’ and ‘OPV’ is a form of promoting the national defense industry to increase the capacity and expertise in the construction of warships in the future, as well as encourage the recovery of the national economy.”
Head of the Defense Facilities Agency (Kabaranahan), Kemhan Marsda TNI Yusuf Jauhari.
This still needs to be confirmed formally, but according to our information, both OPVs are set to have a length of 90 meters, a width of 13.5 meters and will be powered by four 7,280 KW diesel engines. Both should be able to reach a maximum speed of 28 knots. However one is expected to feature equipment to accommodate a helicopter (helideck and hangar) while the other OPV will lack such facilities.
DRU Shipyard released a design video of the ’90-meter OPV’. Regarding the weapons, she seems to be equipped with a Rheinmetall Millennium Gun 35mm caliber mounted on the hangar, 2×4 anti-ship missile (likely MM40 Exocet) launchers on the amidship and an OTO Melara 76 mm Super Rapid Gun forward.
For VBSS (Visit, Board, Search and Seizure) purposes, there are two RHIB (rigid hull inflatable boat) launch loading ramps located at the stern:
Dapatkan PMN Rp 1,28 Trilliun, PT PAL Siap Produksi Kapal Selam Secara Whole Local Production
PT PAL Indonesia mendapat dana segar dari Jokowi untuk penyelesaian fasilitas produksi kapal selam lokal dan peningkatan kapasitas produksi kapal selamnya.
(Surabaya, 24 Agustus 2021) Sesuai UU No 9 Tahun 2020, PT PAL Indonesia (Persero) menerima Penyertaan Modal Negara (PMN) dalam Negeri Anggaran Tahun Anggaran 2021 sebesar Rp. 1,28 triliun untuk menyelesaikan fasilitas hanggar kapal selam.
Sejak berlakunya PP Nomor 84 Tahun 2021 yang ditandatangani Presiden Joko Widodo, disebutkan bahwa dana PMN PT PAL Indonesia (Persero) telah dicairkan.
PT PAL Indonesia (Persero) akan bertanggung jawab penuh dalam pengelolaan dana PMN dengan mewujudkan cita-cita pembangunan kapal selam dari lingkup Joint Section, test dan trial (Setting to Work, Hydro Test, Harbour Acceptance Test (HAT), Sea Acceptance Test termasuk Pre-SAT sampai dengan penyusunan standar kerja menjadi Whole Local Production,
juga dalam rangka mempersiapkan diri menjawab kebutuhan alutsista khususnya kapal selam dengan tentunya melakukan strategi penguasaan teknologi kapal selam dan pengembangan kapal selam. teknologi di masa depan, termasuk kapal selam tanpa awak.Penanaman
Modal Negara (PMN) dalam APBN Tahun Anggaran 2021 sebesar Rp 1,28 triliun akan diamanatkan untuk meningkatkan kemampuan produksi, sumber daya manusia, dan fasilitas pendukung lainnya.
Pertama, dengan adanya PMN 2021 yang saat ini dicairkan akan digunakan untuk peningkatan kemampuan produksi, melalui fasilitas yang akan dilengkapi antara lain pembangunan Ship Lift, Glassfiber Reinforced Plastic (GRP) Shop, Painting Shop, Blasting Shop, dll. Dengan fasilitas yang lengkap melalui PMN ini, maka akan meningkatkan kemampuan PT PAL Indonesia (Persero) dalam pembangunan kapal selam, sehingga tidak hanya di lingkup Joint Section tetapi sampai Whole local production.
Kedua, dalam meningkatkan kapasitas produksi yang dimiliki saat ini akan didukung dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia seperti penyelenggaraan pelatihan, sertifikasi, dan fasilitas pelatihan lainnya.
Direktur Utama PT PAL Indonesia (Persero) Dr. Kaharuddin Djenod M.Eng saat menyambut kunjungan Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) Muhammad Herindra M.Sc ke PT PAL Indonesia (Persero) pada 12 Agustus 2021, mengatakan
“Kapal selam fasilitas hanggar milik PT PAL Indonesia (Persero) memiliki kapasitas produksi kapal selam secara bersamaan sebanyak 4 kapal selam tipe Scorpene (atau sejenis) dan 2 kapal selam tipe midget 30 meter”
Rotorcraft Trainer Baru untuk Penerbangan Angkatan Laut Indonesia. Angkatan Laut Indonesia memesan 6 unit dengan pengiriman 4 unit pertama diharapkan pada tahun 2021.
SKUADRON UDARA 200 2 TNI AL PUSPENERBAL KIRIM PELATIH PILOT BELL-505 PILOT DI BELL TRANING ACADEMY
Diposting Oleh : Admin, 29/08/2021 15:44 WIB
Pusat Penerbangan Angkatan Laut (Puspenerbal Pusat) Balakpus TNI Angkatan Laut yang berkedudukan langsung di bawah Kepala Staf Angkatan Laut menyelenggarakan pembinaan kekuatan dan kemampuan penerbangan TNI Angkatan Laut melalui pembinaan dan pengembangan personel, Jumat (28/8). Bertempat di Skadron 200 Air Wing 2 Puspenerbal Juanda Sidoarjo.
Dalam rangka melaksanakan diklat dan pelatihan personel dalam hal ini Awak Pesawat Udara (Pesud), maka diperlukan pesawat latih baik Fix Wing maupun Rotary Wing yang mampu mempersiapkan ABK untuk melaksanakan tugas dan fungsi Penerbangan Angkatan Laut Indonesia. Pusat latihan berupa helikopter sangat dibutuhkan untuk penerbangan TNI AL saat ini dan ke depan, dimana helikopter latih yang dimiliki sebelumnya sangat terbatas, kata Komandan Sayap Udara 2 Kolonel Marinir (P) Winardi, SH, MH
Dilanjutkan oleh 2nd Air Wing Commander bahwa pada tahun 2021 TNI AL telah melakukan pengadaan helikopter latih mesin tunggal, dimana 4 (empat) calon awak penerbangan TNI AL ditugaskan untuk melaksanakan pelatihan pilot helikopter latih Bell-505.
Empat pilot yang ditetapkan sebagai calon awak helikopter antara lain Mayor Marinir (P) Rai Terianom, Kapten Marinir (P) Muhammad Al Amin, Letnan Marinir Pelatihan pilot pengadaan helikopter latih Bell-505 selama 5 hari dari tanggal 26 hingga 31 Juli 2021 di Bell Training Academy, Fort Worth, Texas, AS. Pelatihan pilot yang dilakukan sesuai dengan kontrak pengadaan adalah Ground & Initial Flight Course, setelah itu pelatihan menjadi Captain Pilot.
Kegiatan pelatihan pilot helikopter latih Bell-505 yang dilakukan meliputi persiapan, pelaksanaan latihan, dan penghentian. Pelaksanaan pelatihan di Bell Training Academy yang dilakukan secara teori/klasik, simulator penerbangan dan praktek.
Pelaksanaan diklat pilot helikopter latih Bell-505 berjalan dengan lancar dan sesuai dengan hasil yang diharapkan, hal ini terlihat dari keberhasilan personel latih dalam lulus tes dan latihan terbang dengan hasil yang baik dan memuaskan, serta keempatnya pilot yang melaksanakan pelatihan sertifikat kelulusan dan kelayakan dalam pelatihan pilot helikopter Bell-505.
Pre Launching Pesawat Udara Nir Awak (PUNA) Medium Altitude Long Endurance (MALE) Elang Hitam
Dia siap menjaga negeri,
Dia siap mengintai musuh tanpa kenal takut,
Dia siap melindungi tanpa lelah.
Dia adalah produk inovasi teknologi bidang kedirgantaraan sekaligus pertahanan, PUNA MALE (Pesawat Udara Nirawak Medium Nir-Awak jenis Medium Altitude Long Endurance) Elang Hitam.
PUNA Elang Hitam merupakan upaya lompatan teknologi masa kini sebagai langkah menjangkau teknologi maju di masa depan menuju Indonesia emas di 2045.
Penandatanganan dan Penyerahan Sertifikat Kelaikudaraan Militer Pesawat Udara Nir Awak (PUNA) CH-4 MALE, dilaksanakan setelah seluruh proses sertifikasi Kelaikan Militer yang meliputi kegiatan Aplikasi, Verifikasi Dokumen/Dokumen Tinjauan, Pemeriksaan Kesesuaian/Inspeksi Kesesuaian dan Pengujian Fungsi/Uji Fungsi yang telah melalui rangkaian proses pengujian Statis dan pengujian Dinamis yang dilaksanakan oleh Tim Kelaikan IMAA.
Proyek Inovasi Terkini PT Dirgantara Indonesia, Ada Rudal Nasional
Indonesia Bangun Rudal Libatkan 4 Perusahaan - Pertama di ASEAN
PT DI - PT Len Industri,PT Pindad dan PT Mulatama
Target sertifikasi rudal tersebut 2024
Untuk Rudal atau Peluru Kendali Nasional juga dikembangkan oleh konsorsium yang terdiri dari PT DI sebagai lead integrator, PT Len Industri, PT Pindad, serta PT Mulatama. Rudal yang dikembangkan adalah rudal jenis darat-ke-darat untuk memenuhi kebutuhan alutsista TNI. Target sertifikasi rudal tersebut 2024.
SESKOAD TNI AD - Sekolah Staf dan Komandan Angkatan Darat Seskoad adalah Komando Utama lembaga pendidikan tertinggi yang dimiliki oleh Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat.
Siswa Staf Dari Malaysia - Singapore - Korea Selatan - Pakistan