CariDotMy

 Forgot password?
 Register
CARI sedang mencari rakan kongsi yang berkongsi matlamat sama untuk meneroka lebih banyak peluang bersama. Untuk maklumat lanjut: Klik sini
Author: viewx

INDONESIA = DEFENCE -MILITARY ISSUES

[Copy link]
Post time 14-6-2021 03:19 PM From the mobile phone | Show all posts
rifa replied at 11-6-2021 08:34 AM
Kabar baik, Kemhan dan Dassault sudah tandatangani kontrak awal 36 Rafale

Keren Gan.  Makin kuat Angkatan Udara TNI. Sayang nya Malaysia masih tercari cari ganti buat MIG 29 ...
Reply

Use magic Report


ADVERTISEMENT


Post time 18-6-2021 10:19 PM | Show all posts


The thunderclap of Fincantieri in Indonesia strongly shakes France

The slap is enormous for the French export team. Especially since nobody saw it coming.

Michel Cabirol
June 17, 2021, 6:00
5 mins




Will Naval Group's FDI sink Fincantieri's FREMM? (Credits: Naval Group)


Fincantieri's mega-hit in Indonesia announced a week ago is making waves in France. Waves in depth for the moment even if a few bubbles rise to the surface as the great disappointment on Franco-Italian cooperation expressed by the General Delegate for Armaments (DGA) Joël Barre during his hearing at the National Assembly no open to the press. It must be said that the importance of the contract of 4.1 billion euros (six Italian FREMM frigates and the modernization and sale of two Maestrale frigates), rightly calls out in France at the time when the charge of the Lorient shipyard to Naval Group is not insured for the moment beyond 2028 (after the end of the construction of the five FDI frigates for the French Navy).
And this especially since this contract is already in force, according to certain sources from La Tribune.

A lot of questions

Within Naval Group, which has not submitted offers, according to corroborating sources, and within the ministry, the announcement of the contract by Fincantieri surprised many and must have been difficult to digest. It also refers Naval Group and the government to its desire to engage in European cooperation at all costs, and particularly in the naval sector with Fincantieri within Naviris, the joint company specializing in surface vessels.
The Indonesian contract of the Italian shipyard is therefore a huge slap in the face for France, which today feels betrayed by its partner. Perhaps out of naivety, the France team however gave the stick to be beaten.

Also, several questions arise after this huge French disappointment: why Naval Group did not submit an offer? What role did Naviris play in this offer? Why were the French so surprised by this announcement? Are the Italians reliable partners within Naviris? While the Italians, who have therefore sold six FREMMs to Indonesia, offer this type of frigates in Greece, Egypt and Saudi Arabia, why has France preferred the FDI to the FREMM?

Naval Group in Indonesia

In Indonesia, the French naval group has somewhat abandoned the surface ship campaigns launched by the Indonesian navy in favor of the prospect of submarines considered more strategic and, perhaps more affordable. It is a choice that was made several years ago by the former CEO Hervé Guillou, then continued by Pierre Eric Pommellet.
Other sources believe that Naval Group was even prevented from submitting an offer due to secret agreements between Naval Group and Fincantieri, which shared the world commercially at the time of the creation of Naviris. In this context, Indonesia as well as the Philippines would have been "reserved" for Italian. This agreement did exist, according to a source familiar with the matter, but was torn apart by the blows of a penknife given by Fincantieri in countries "reserved" for Naval Group (Greece, Saudi Arabia and Egypt).

Was it Fincantieri or Naviris, which brought the Italian offer to Indonesia? The sale of the six Italian FREMMs is, according to our information, a project carried commercially by Fincantieri and carried on the political level by a state-to-state market. On the other hand, there is doubt about the renovation of the Maestrale, which could be carried out within the framework of the joint venture between Fincantieri and Naval Group.
In any case, in France nobody saw anything coming. Neither the State, nor the intelligence services, nor Naval Group and nor Thales, whose Dutch subsidiary is nevertheless very present in Indonesia. Fincantieri negotiated to the end quietly in the greatest secrecy with Jakarta, where the announcement of the contract with Fincantieri is also making waves. Question: Weren't the compliance services too zealous in blindfolding and covering the ears of France in Indonesia, and more generally in the world?
https://www.latribune.fr/entreprises-finance/industrie/aeronautique-defense/le-coup-de-tonnerre-de-fincantieri-en-indonesie-secoue-fortement-la-france-886680.html
Reply

Use magic Report

Post time 18-6-2021 10:28 PM | Show all posts
PristineOne replied at 14-6-2021 03:19 PM
Keren Gan.  Makin kuat Angkatan Udara TNI. Sayang nya Malaysia masih tercari cari ganti buat MIG 2 ...

Jalan yang panjang untuk bisa menjadi kuat bagi TNI.Politik dan Ekonomi negara harus mendukung..tapi ancaman lebih utama agar para pemegang kuasa negara sadar akan bahaya ancaman nyata yang akan terjadi.Perang di Laut Cina Selatan cepat atau lambat pasti akan terjadi.dan indonesia bersiap untuk itu.karena efek akan terasa diseluruh negara Asean...Menhan Prabowo menyiapkan semuanya.
Reply

Use magic Report

Post time 19-6-2021 03:09 PM | Show all posts
PristineOne replied at 14-6-2021 03:19 PM
Keren Gan.  Makin kuat Angkatan Udara TNI. Sayang nya Malaysia masih tercari cari ganti buat MIG 2 ...

TUDM harus segera mencari Pengganti MIG..sudah ada Negara besar dengan ambisi besar memasuki ruang udara malaysia dengan pesawat tempur mereka. indonesia sampai mengeluarkan anggaran $125 M untuk modernisasi alat perang.karena ancaman yang sangat besar juga.

TNI AU dan TNI AL akan di perkuat,karena perang akan terjadi di lautan utara natuna.
Reply

Use magic Report

Post time 24-6-2021 02:30 PM | Show all posts
Indonesian Marine and USMC Marine 2021

joint exercise between indonesian and us marine











Rate

1

View Rating Log

Reply

Use magic Report

Post time 5-7-2021 07:05 PM | Show all posts
Pasukan Marinir Indonesia (Taifib)-Intai Amphibi





Reply

Use magic Report

Follow Us
Post time 5-7-2021 11:37 PM From the mobile phone | Show all posts
Dalam kumpulan negara negara Asean, hanya Indonesia, Thailand serta Filipina sahaja yg mempunyai Kor Marin.   Malaysia..Singapura..Brunei..Myanmar..Laos..Kampuchea serta Vietnam hanya mempunyai 3 angkatan darat, laut dan udara tanpa mempunyai elemen ke 4 iaitu Kor Marin atau Marina.

Malaysia seharusnya ada elemen Kor Marin itu ..baru ampuh dan lengkap sepertinya tentera United State atau United Kingdom.
Reply

Use magic Report

Post time 13-7-2021 02:15 PM | Show all posts
PristineOne replied at 5-7-2021 11:37 PM
Dalam kumpulan negara negara Asean, hanya Indonesia, Thailand serta Filipina sahaja yg mempunyai Kor ...

Marinir sangat di butuhkan untuk negara yang mempunyai garis pantai yang panjang..karena marinir yang menjaga garis pantai negara dari invasi musuh.

malaysia seharusnya memiliki kor marine karena garis pantai yang luas serta berada pada selat tersibuk di dunia.
Reply

Use magic Report


ADVERTISEMENT


Post time 13-7-2021 02:26 PM | Show all posts
Edited by rifa at 13-7-2021 02:31 PM

12 JULI 2021Angkatan Laut Indonesia menugaskan kapal pendarat kelas Teluk Bintuni ketigaKSAL Resmikan KRI Teluk Youtefa-522, Alutsista Terbaru TNI AL
KRI Teluk Youtefa-522 dirancang mengangkut MBT (Main Battle Tank) jenis Leopard milik TNI AD dan tank BMP-3F milik Marinir itu akan berada di jajaran Kolinlamil.
















Angkatan Laut Indonesia (Tentara Nasional Indonesia – Angkatan Laut, atau TNI-AL) telah menugaskan kapal landing ship tank (LST) kelas Teluk Bintuni yang ketiga.

Dinamakan KRI Teluk Youtefa (dengan nomor panji 522), kapal sepanjang 120 m itu mulai beroperasi dalam upacara yang diadakan pada 12 Juli di pangkalan angkatan laut di Tanjung Priok, Jakarta Utara, menurut pernyataan TNI-AL yang dikeluarkan pada hari yang sama.

Teluk Youtefa adalah bagian dari kontrak untuk tiga kapal tambahan dari kelas yang diberikan kepada PT DRU pada Januari 2017, dengan dua LST lainnya – Teluk Palu (523) dan Teluk Calang (524) – saat ini dalam tahap konstruksi lanjutan dan diharapkan untuk memasuki layanan akhir tahun ini.

Dua kapal lagi dari kelas tersebut diluncurkan pada akhir Februari tahun ini.

Teluk Youtefa , yang memiliki 120 awak, memiliki lebar keseluruhan 18 m, dan draft lambung 3 m. Kapal ini ditenagai oleh dua mesin diesel STX-MAN 4.320 kW dan dapat mencapai kecepatan tertinggi 16 kt dengan jangkauan standar 7.200 n mil pada 13,6 kt, menurut TNI-AL.

https://www.janes.com/defence-ne ... -class-landing-ship


Reply

Use magic Report

Post time 21-7-2021 05:37 PM | Show all posts
KAI exports additional T-50i to Indonesia… 274.5 billion won



(KAI) announced on the 20th that it had signed an additional supply contract for the introduction and export of the T-50i tactical introductory trainer with the Indonesian Ministry of National Defense (Air Force).

With this contract, KAI will export six T-50i tactical introductory trainers and a follow-up support package for aircraft operation to Indonesia.

The contract size is 274.488 billion won, and the contract period is from December 16, this year to October 30, 2024.


https://m.mk.co.kr/news/business/view-amp/2021/07/696412/


KAI Ekspor Enam T-50i Tambahan ke Indonesia




Korea Aerospace Industries (KAI) mengumumkan pada tanggal 20 bahwa mereka telah menandatangani kontrak pasokan tambahan untuk pengenalan dan ekspor pelatih pengenalan taktis T-50i dengan Kementerian Pertahanan Nasional (Angkatan Udara) Indonesia.

Dengan kontrak ini, KAI akan mengekspor enam pesawat latih pengenalan taktis T-50i dan paket dukungan lanjutan untuk pengoperasian pesawat ke Indonesia.

Ukuran kontrak adalah 274,488 miliar won, dan periode kontrak adalah dari 16 Desember tahun ini hingga 30 Oktober 2024.

Tanggal mulai kontrak adalah tanggal yang diharapkan ketika KAI menerima uang muka dari pemerintah Indonesia, dan tanggal akhir kontrak adalah 34 bulan sejak kontrak dimulai. KAI akan mempublikasikan kembali saat uang muka diterima.

T-50i adalah pesawat ekspor Indonesia berdasarkan T-50, pesawat latih canggih supersonik domestik pertama yang dikembangkan untuk Angkatan Udara Korea. Ia dapat melakukan misi pelatihan dan serangan ringan secara bersamaan.

Sebelumnya, KAI mengekspor 16 unit T-50i ke Indonesia pada 25 Mei 2011 dan pekerjaan pemasangan radar dan senapan mesin T-50i pada 8 November 2018.
Reply

Use magic Report

Post time 25-7-2021 10:39 AM | Show all posts






Reply

Use magic Report

Post time 25-7-2021 10:45 AM | Show all posts

TANKBOAT X18 Specification.



North Sea Boats
The X18 Tank Boat is an innovative, fast, stealthy, and highly maneuverable catamaran design that provides a stable weapons platform for close-in and long range direct fire support in normally inaccessible coastal and riverine Environments























Reply

Use magic Report

Post time 27-7-2021 02:29 PM | Show all posts
Edited by rifa at 27-7-2021 02:44 PM

Latihan Tempur Terbesar dalam Sejarah TNI, Diikuti 2.282 US ARMY





Indonesia dan Amerika Serikat menggelar latihan tempur bersama. Dalam latihan tempur yang diungkap menjadi yang terbesar dalam sejarah ini, diikuti oleh 2.246 orang personel TNI AD dan 2.282 personel AD Amerika Serikat (AS).

Garuda Shield 2021 Preparation(Indonesian and US Army)

Location 3 Area : East Kalimantan (Borneo Island) ,  South Sumatra (Sumatra island), and Makalisung (Celebes Island) Indonesia.

2.246 Indonesian Army personnel will participate

2.282 US Army personnel will participate




2.282 US Army personnel will participate


First batch arrival of 330 US Army personnel in Palembang, South Sumatra




Reply

Use magic Report

Post time 1-8-2021 02:17 PM | Show all posts
Edited by rifa at 1-8-2021 02:32 PM

Kopassus TNI AD Tengah Mengembangkan Desain Seragam Tempur Masa Depan
Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Kopassus

  






Komando Pasukan Khusus (Kopassus) terus meningkatkan kemampuannya di medan operasi. Pasukan elite TNI AD yang dijuluki “Si Raja Hutan” ini bakal dilengkapi dengan seragam baru dan peralatan tempur canggih dan modern yang sangat mendukung operasi di pedalaman hutan rimba. Kehadiran seragam baru ini diharapkan bisa meminimalkan korban jiwa dari para prajurit yang menjalankan misi berbahaya.

Saat ini, Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Kopassus tengah mengembangkan seragam tempur prajurit Kopassus. Desain unik seragam baru prajurit Korps Baret Merah tersebut, mulai dari jaket, sarung tangan, sepatu, rompi magazin, dan ransel serta peralatan tempur lainnya seperti jam tangan, helm tempur serta senjata yang dilengkapi dengan teknologi canggih.

Dalam tayangan video, tampak beberapa prajurit Kopassus bersiap melakukan operasi pembebasan sandera yang ditawan musuh di tengah hutan belantara. Sebelum menggelar operasi pembebasan, terdengar suara lantang dari seorang pimpinan pasukan tersebut. ”Ibu Pertiwi telah memanggil kita sebagai jawaban akhir sebuah pertaruhan. Menunaikan tugas adalah segala-segalanya. Lebih baik pulang nama daripada gagal di medan tugas, yakini Tuhan bersama kita. Komando!”

Selanjutnya, unit kecil pasukan diturunkan di tengah hutan belantara dari helikopter dengan cara fast roping atau turun menggunakan tali. Mereka bergerak secara senyap menuju tempat persembunyian para penyandera. Dalam operasi tersebut tampak prajurit Kopassus menggunakan seragam loreng Perang Hutan Darah Mengalir (PHDM) yang berbeda dengan seragam sebelumnya.

Selain terlihat lebih sangar karena didominasi warna hijau lumut dengan sedikit warna merah darah mengalir sehingga sangat cocok untuk berkamuflase di hutan. Baju tempur yang digunakan para prajurit pilihan ini juga dibuat dengan bahan yang cepat kering mengingat medan operasi di hutan sangat lembab dan basah. Desain seragam baru ini juga dibuat berventilasi pada celah bahunya sehingga ada sirkulasi udara.

Sementara pada bagian sikunya terdapat removable eva foam elbow pad atau bantalan busa untuk melindungi siku yang mudah dilepas. Begitu juga dengan celana. Litbang Kopassus membuatnya dari bahan yang mudah kering, celana ini juga dilengkapi dengan saku dan bantalan busa lutut. Tampak pula peralatan canggih berupa magic tape hook and loop cuff tightener.

Untuk melindungi kepala, Litbang Kopassus membuat helm tempur yang sangat futuristik, dimana pada bagian belakang helm terdapat retention system yakni, tali pengikat yang kuat agar helm tak goyah dan lepas dari kepala dan counter weight pocket wit ID attachmen atau kantong penyeimbang helm di bagian belakang.

Sementara pada bagian depan helm dilengkapi peralatan canggih berupa Night Vision Google (NVG) mounting shroud bracket, untuk membantu pengelihatan pada malam hari. Sedangkan di sisi kanan helm terdapat side rail yang berfungsi untuk memasang pelindung telinga. Agar prajurit Kopassus bisa bergerak dengan nyaman dan leluasa di medan yang sulit, sepatu yang digunakan juga dilengkapi dengan pelindung kaki dan perekat karet anti-slip.

Begitu juga dengan ransel bahu taktis yang dibopong. Memiliki kapasitas 55 liter, ransel ini mempunyai banyak fungsi di antaranya dapat memuat berbagai peralatan tempur utama. Tas yang memiliki sabuk pinggul dengan tiga sumbu ini juga bisa menyimpan helm. Jika terjadi hujan lebat, ransel juga dilindungi dengan rain cover sehingga tidak basah.

Sedangkan untuk melindungi tubuh dari guyuran hujan, prajurit Kopassus juga dilengkapi dengan jaket anti-air dengan front ventilation pocket di bawah lengan. Sedangkan, di lengan kiri terdapat bantalan siku dan dua saku di atas dan bawah lengan. Di balik jaket sebelah kiri, tepatnya di bagian bawah juga terdapat kantong dalam. Sedangkan untuk melindungi helm dari air hujan terdapat semacam tudung penutup kepala anti-air yang dilengkapi dengan tali elastis.

Di sisi lain, prajurit Kopassus juga dilengkapi dengan ransel depan untuk menempatkan magazine yang dapat dengan mudah dilepas. Ransel tersebut juga dilengkapi dengan SAPT padding (On both ceramic compartemen) yang dapat menyimpan rompi antipeluru dengan lapisan pelindung yang sangat lembut.

Jika ada prajurit yang terluka dalam operasi pembebasan, maka rekannya yang ingin menolong cukup menarik tali bahu dan melepas ranselnya dengan cepat. Sehingga mengurangi beban saat menyelamatkan dan membawa rekannya ke lokasi yang lebih aman. Tidak hanya itu, prajurit Kopassus juga bisa menarik emergency rescue dragger yang berada di belakang punggung seragam tempur tersebut. (Sucipto)


Reply

Use magic Report

Post time 2-8-2021 01:50 PM | Show all posts
Edited by rifa at 2-8-2021 01:55 PM





Reply

Use magic Report

Post time 6-8-2021 01:42 PM | Show all posts
Edited by rifa at 6-8-2021 02:16 PM

Brigade Mobile ( BRIMOB ) Polisi Republik Indonesia

Female Brimob (Police Paramilitary Force) soldiers



Brimob in Papua province



Real Clashes





The Raid mimic Gegana unit ( anti terror unit within Brimob) who uses black uniform during their actions. Gegana unit currently has around 1000 troops.

Gegana unit (Brimob)




More video about Gegana unit from Brimob (Police Paramilitary)

Reply

Use magic Report


ADVERTISEMENT


Post time 6-8-2021 02:12 PM | Show all posts

Reply

Use magic Report

Post time 6-8-2021 09:51 PM | Show all posts
Edited by rifa at 6-8-2021 09:53 PM

Garuda Shield 2021 : MILITER VS POLITIK.

Indonesia Non Blok ????

Pengamat : Indonesia Harus Latihan Bersama Terbesar juga dengan Rusia dan China...




Reply

Use magic Report

Post time 8-8-2021 11:28 AM | Show all posts
Edited by rifa at 8-8-2021 11:45 AM

Indonesian Air Force Paskhas received delivery of locally designed and built P6 ATAV V3 (All Terrain Assault Vehicles) from Local PT Sentra Surya Ekajaya. Credit to TNI-AU.








https://tni-au.mil.id/kasau-tinj ... duksi-dalam-negeri/
Reply

Use magic Report

Post time 8-8-2021 11:33 AM | Show all posts
Prototipe I Laser Warning System (LWS) dan RCWS Untuk Ranpur Tank Scorpion Dibuat







https://tniad.mil.id/protipe-las ... -controlled-weapon/
Reply

Use magic Report

You have to log in before you can reply Login | Register

Points Rules

 

ADVERTISEMENT


Forum Hot Topic

 

ADVERTISEMENT


 


ADVERTISEMENT
Follow Us

ADVERTISEMENT


© 1996-2026 Cari Internet Sdn Bhd (483575-W)|Hosted By IPSERVERONE|Mobile|Archiver|Mobile*default|About Us|CariDotMy

17-2-2026 10:43 AM GMT+8 , Processed in 3.910509 second(s), 35 queries , Gzip On, Redis On.

Powered by Discuz! X3.4

Copyright © 2001-2021, Tencent Cloud.

Quick Reply To Top Return to the list