Post time 1-1-2016 11:01 PMFrom the mobile phone|Show all posts
danang_pondan replied at 1-1-2016 10:37 PM
ya jelas....
siapa yang tak marah...!!!
Maksudnya inul adalah pelopor dangdut lucah??? Yang bener....kalo mmg dia seharusnya dia rasa bersalah seumur hidup. Aku sblom ini..sorry to say..merasa jijik mendgr dangdut..tergbr ppn yg tak cukup kain di atas pentas dgn aksi2 lucah ditonton lelaki2 miang.apalagi berlambak di internet.di msia aja kelab dangdut itu dikaitkan dgn lelaki2 tua gatal. Gambaran2 itu perlu dibersihkan.
Post time 1-1-2016 11:04 PMFrom the mobile phone|Show all posts
kucen_miang posted on 1-1-2016 02:48 PM
Wah panjang perjalanan dangdut ni.menarik sekali.
betul .. dan sy walaupun tak semua, tetap meminati dangdut terutama yg dari 80-an ke bawah .. kalo yg skrg ni .. sorry to say .. dah hambar la.. kecuali beberapa aje ..
sy jg bersetuju muzik melayu(pop etnik n asli) itu ditafsirkan berbeda dgn dangdut .. walaupun ianya nampak malap(di indo) mcm pelita tak cukup minyak .. sekurang2nya ia masih terpelihara dari dicemari unsur2 yg tdk diinginkan ..
bukan inul seorang yang mencipta , tapi fenomena ini jadi besar karena inul ...
karena dia yang secara baik sengaja atau tak sengaja ikut memviralkan fenomena dangdut tanapa goyang bukan dangdut , seperti lagunya...
dan itu diikuti oleh pedangdut2 muda lainnya hingga jadi fenomena nasional , sebelumnya hanya jadi hal tabu di kampung2 saja , ini yang merusak dangdut , ia secara sadar atau tidak telah merusak dangdut klasik yang sarat akan ajaran moral yang bisa kita ingat ibu kita , ingat tuhan kita , menjadi dangdut cabul yang melihat pantat secara langsung , aku sebagai penikmat dangdut merasa muak dengan dangdut model sekarang yang ayat2nya kebanyakan cabul dan kurang ajar , tapi apalagi mau di kata nila yang sudah masuk tidak bisa lagi hilangkan , semua sudah terlanjur dan terjadi
kini hanya lestilah harapanku agar penomena dangdut klasik bisa jadi viral kembali dimasyarakat bahwa dangdut itu gak harus erotis , dangdut yang slow juga mantap bila disampaikan oleh hati yang tulus seperti lesti dalam bernyanyi
Aku rasa sebenarnya pengaruh muzik India bukan dangdut sbb zaman 70-an/awal 80-an tu memang common lagu2 Melayu berpengaruh Hindustan mcm lagu2 Uji Rashid/Hail Amir. Tp Dangdut kan memang majoritinya berasaskan Hindustan
Bila dah tgk DAA baru la aku perasan Indon punya Dangdut agak berbeza dgn Dangdut Mesia. Dangdut Mesia ni lbh kepada kemelayuan. Lenggok dia lembut. Tp Dangdut Indonesia ni cengkok dia keras. Even Iwan yg wlpn asal Indon tp bila duduk Mesia cipta lagu2 dia lbh kepada lenggok Melayu mcm lagu Cici Faramida Wulan Merindu tu. Lagu Wulan Merindu tu lenggok dia lagi lembut dr lagu2 Iyeth Bustami
kan sedaridulu dangdut itu bukan musik yang seawal jadi , dangdut itu fusion dari pengaruh arab dan india ke dalam musik melayu deli , cuma dalam perkembangannnya di indonesia , musik melayu atau orkest melayu yang sudah berfusion ria ini mendapat sentuhan lagi oleh alat musik barat oleh rhoma irama , menjadikan dangdut jadi semakin berbeda dengan awalnya musik melayu...
lagipun irama melayu tuh kebanyakan berentak dan berlirik positif , sementara dangdut klasik itu kebanyakan bergendre melow bagai hancur dunia esokhari kan kalau kau dengar
Post time 2-1-2016 10:20 AMFrom the mobile phone|Show all posts
danang_pondan posted on 1-1-2016 03:30 PM
bukan inul seorang yang mencipta , tapi fenomena ini jadi besar karena inul ...
karena dia yang ...
bukan inul seorang yang mencipta , tapi fenomena ini jadi besar karena inul ...
karena dia yang secara baik sengaja atau tak sengaja ikut memviralkan fenomena dangdut tanapa goyang bukan dangdut , seperti lagunya...
dan itu diikuti oleh pedangdut2 muda lainnya hingga jadi fenomena nasional , sebelumnya hanya jadi hal tabu di kampung2 saja , ini yang merusak dangdut , ia secara sadar atau tidak telah merusak dangdut klasik yang sarat akan ajaran moral yang bisa kita ingat ibu kita , ingat tuhan kita , menjadi dangdut cabul yang melihat pantat secara langsung
yap .. se7 .. sedikit sebyk saham inul ada di situ ..
danang_pondan replied at 2-1-2016 01:03 AM
lagipun irama melayu tuh kebanyakan berentak dan berlirik positif , sementara dangdut klasik itu kebanyakan bergendre melow bagai hancur dunia esokhari kan kalau kau dengar ...
hahahahahah dunia akan hancur esok katanya ala2 liriknya kalo tak bertemu lagi bisa bunuh diri