|
|
[Tempatan]
AirAsia Indonesia (QZ8501): Bangkai Pesawat Telah Dikesan #2428
[Copy link]
|
|
|
some airlines , especially middle east punya dah ada GSM on board. Boleh guna handphone sendiri seperti biasa tanpa sebarang charge dari airline, cuma owner kena bayar standard roaming fees kalau dia buat call atau receive call kat telcos masing masing, depending on over what country the plane is flying, some country tak bagi. Service 'on air' ini only available above 20000 feet. Kalau naik plane dia orang, as soon as the plane clear from the runway, announcemence berbunyi " you may use your handphone now if it is within reach"... tak perlu tunggu sampai gate or pintu dibuka.
so yang nak ber sms or wassup tu boleh jer on board in flight.
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
expert la sangat...
kalau True Airspeed dia 403 knots, kena headwind 50 knots, ground speed boleh jadi 353 knots juga.
Emirate tu either guna B777 atau A380, banding dengan A320...
tengok ni, On A330. GS or groundspeed 397 knots jer, sebab headwind sampai 71 knots.
|
This post contains more resources
You have to Login for download or view attachment(s). No Account? Register
x
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
bramantyo posted on 30-12-2014 05:52 PM
mudah2an keberhasilan tim basarnas gak dipolitisasi oleh jokowipret
Hanung?
 |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
cancer_files posted on 30-12-2014 03:38 PM
@Kerêta_Angin campur lah bang...mak saya orang Melayu, melayu tanjung balai...loghat o tu...
berarti ada marga di belakang nama awak...
aha...pasal berkahwin campur ni, teringat pulak tetangga di kampung halaman...cuma kebalikannya.yg lelakinya melayu...manakala perempuannya mandailing(harahap)..
mungkin yg awak maksud tu tj.balai asahan ya...kalau tj.balai karimun(kepri) loghat die guna E di ujung... |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
munchkin replied at 31-12-2014 01:58 AM
Cekap betul terus suruh semua waris senaraikan phone number tuk try detect signal location.
Mungkin panduan dari kehilangan mh370 juga.... |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Tidak mustahil pilot, kerna over pengalaman nya...that he either becomes too bochap...atau too overconfident.......
The logik is...a less experience pilot would take all the pro active precautions and kiasu approach...yes? No?
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Pegang tangan tu sah sah propah jah, mungkin kebetulan mayat hanyut berdekatan/berhimpitan.
Berita 40 mayat tu sempat Huffingtonpost 'pinjam' lepas tu terpaksa memohon maaf berita palsu/info tidak tepat.
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Vokuro replied at 31-12-2014 02:10 AM
akak syak cerita mayat pegang tangan pelbagai itu propa jah, since berita dah jumpat at least 40 may ...
Mungkin bukan berpegangan tangan,tapi cuma bersentuhan tangan sahaja. Kalau sebut berpegangan tangan, barulah ada unsur dramatik |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
pentagon: us akan kirim kapal perang yg kedua bantu cari debris air asia... |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
ketinggian ombak di lokasi penemuan 2-3 meter.. |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
abisla pasni kereta ni pulak hilang dari radar.
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
ikhlas mat nelayan ni bercerita walaupun pemberita tu pusing2 soalanmat nelayan ni bawak balik cerita tu to the right track
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
@Kerêta_Angin tepat sekali bang...tj. balai asahan...  |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Pangkalan Bun dalam sekejap menjadi terkenal ke seluruh dunia... |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
apa yg direnung uols? cuma angka 8 je yg menurut kepercayaan masyarakat cina nomo ata ong...
now mungkin fengshui dah berubah 
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
aku tgk pc tu kat awani je...diorg ada lintas langsung dari indo tv kompas kehapa namanya
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
[B]KRI Bung Tomo
Identifikasi Serpihan
Badan Pesawat di
Kedalaman 24 Meter[/B]
Jakarta - Hingga
Selasa (30/12)
malam, KRI Bung
Tomo milik TNI
AL terus
melakukan
penyisiran di
lokasi penemuan
jasad dan serpihan AirAsia QZ8501
di perairan Selat Karimata. Kapal
milik TNI AL itu berhasil melakukan
kontak sonar dan mengidentifikasi
benda di dasar laut.
[B]"Pada pukul 20.30 WIB, KRI Bung
Tomo-357 mendapat kontak Sonar
pada posisi 03.53.070 S 110.29.11 T
pada kedalaman 24 meter. Dari
kontak Sonar tersebut diidentifikasi
berupa benda-benda berserakan
suspect serpihan badan pesawat,"
sebagaimana dikutip dari siaran
pers Dispen Armatim yang diterima
detikcom, Selasa (30/12/2014).[/B]
Sebelumnya, KRI Bung Tomo juga
berhasil menemukan dan
mengevakuasi tiga jasad. Dua
berjenis kelamin perempuan dan
satu laki-laki.
Selain itu, KRI Bung Tomo juga
telah mengevakuasi sejumlah
barang emergency tool bertuliskan
'AirAsia', dua buah pintu pesawat,
satu unit emergency window,
beberapa tas ransel berisi makanan,
sepatu anak dan kamera pocket.
Belum ada keterangan lanjutan
mengenai temuan tersebut. Hari ini
tim gabungan yang dipimpin oleh
Basarnas akan melakukan pencarian
besar-besaran di Selat Karimata.
link :http://m.detik.com/news/read/2014/12/31/070818/2790641/10/kri-bung-tomo-identifikasi-serpihan-badan-pesawat-di-kedalaman-24-meter |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
[B]Analisis Radar: Menjelang Hilang,
Kecepatan AirAsia QZ8501 Terlalu
Pelan?[/B]
link : http://sains.kompas.com/read/2014/12/31/07023501/Analisis.Radar.Menjelang.Hilang.Kecepatan.AirAsia.QZ8501.Terlalu.Pelan.
Sejumlah pakar
terkait penerbangan menyatakan
pembacaan awal atas data yang
diyakini sebagai "bocoran" layar
monitor menara pengawas lalu lintas
udara, mendapatkan pesawat AirAsia
QZ8501 terbang dengan kecepatan
terlalu pelan untuk naik melewati
awan kumulonimbus (CB).
"Meski semua penjelasan
kemungkinan penyebab hilangnya
penerbangan AirAsia adalah
spekulasi pada saat ini, kami tak
bisa mengabaikan ada kejadian yang
sangat mirip, yakni kecelakaan Air
France 447 (AF447)," ujar blogger
yang menekuni dunia penerbangan,
David Cenciotti, seperti dikutip dari
theavionist.com oleh AFP .
Cenciotti menambahkan, rendahnya
ground speed yang tertera dalam
"bocoran" layar pemantau radar
tersebut bisa jadi disebabkan sudah
ada hantaman keras angin dari arah
depan pesawat.
Sementara itu, konsultan Whitesky
Aviation yang berbasis di Jakarta,
Gerry Soejatman, spontan menyebut
kecepatan yang tertera dalam
"bocoran" layar pemantau radar itu
sebagai "extremly low".
"Ketika pesawat berada di bawah
kecepatan yang diperlukan stall ,
kemungkinan dia akan jatuh," ujar
Gerry. (Baca juga : Analisis Awal:
AirAsia QZ8501 Terlambat Naikkan
Ketinggian? ) Pertanyaannya, dengan
klaim pilot pesawat ini sudah
berpengalaman, kenapa kecepatan
itu bisa terlalu rendah?
Sudah ada turbulensi
Gerry menambahkan, bukti yang
ditemukan sejauh ini masih
menyatakan insiden QZ8501 hanya
terkait dengan cuaca. "Sebagai faktor
utama atau pendukung (belum
dapat dipastikan juga)," ujar dia
seperti dikutip dari AFP.
Dari data yang sudah terpublikasi
sampai Selasa malam, kata Gerry,
pilot telah membelokkan pesawat ke
kiri dari jalurnya semula, bersamaan
dengan meminta izin menara
pengawas (ATC) untuk naik ke
ketinggian 38.000 kaki.
Seperti sudah diberitakan
sebelumnya, izin dari ATC diberikan
langsung untuk pembelokan arah
tetapi tidak untuk menambah
ketinggian ke jarak yang diminta.
AirNav Indonesia mengaku
mengambil waktu dua hingga tiga
menit untuk berkoordinasi dengan
menara kontrol di Singapura.
Saat itu, QZ8501 hanya mendapatkan
izin naik sampai ketinggian 34.000
kaki terlebih dahulu dengan alasan
kepadatan jalur udara pada saat itu. |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
dunia mau kiamat...cabut ubi...lari... |
|
|
|
|
|
|
|
|
| |
|