teringat satu kisah lama la..aku gi kedai owner mcm India mari or penang la...pastu dtg satu couple dgn anak kecil naik motor parking depan kedai..maknya indon paknya pakistan..so tokey kedai tanya la..anak ko ni dah jadi org apa memandangkan mak pak dari negara berbeza...dgn konpidennya maknya ckp...eehh anak sy org malaysia la...aku dan tokey kedai terus berpandangan sesama kami...errmm
Post time 4-1-2026 09:09 AMFrom the mobile phone|Show all posts
tumpanglalu74 replied at 4-1-2026 01:35 AM
Entah ape la Harvard tu pade indon2 tu sume.
Working in the wrong country.
Mamat ni kaya wooo... masuk brown.. mampooo tuuu
Prior to entering politics, in 2010, he founded Gojek, Indonesia's first startup valued over US$10 billion.[2] In October 2019, he was appointed as Minister of Education and Culture by President Joko Widodo on his second term's cabinet and subsequently resigned from his post at Gojek.[3][4]
Early life and education
edit
Nadiem was born in Singapore on 4 July 1984, to Indonesian parents, Nono Anwar Makarim and Atika Algadri. His father is an activist, lawyer and is of mixed Minangkabau-Arab-Indian descent. His maternal grandfather is Hamid Algadri. He has two sisters, Hana Makarim, and Rayya Makarim known as a filmmaker. He married Franka Franklin and they have three children.[5]
Nadiem attended high school in Jakarta and United World College of Southeast Asia (UWC SEA), Singapore, and then went to Brown University for a BA in International Relations. He did his MBA at Harvard Business School.[6][7]
Berita Terkini NasionalDetik-detik Presiden Prabowo Salah Ucap, Malah Sebut Selamat Tahun Baru 2021 Tayang: Kamis, 1 Januari 2026 21:13 WIB
Tribunnews.com/KompasTV
RAYAKAN TAHUN BARU - Presiden Prabowo meninjau posko pengungsian korban banjir di GOR Pandan, Tapanuli Tengah, pada Senin (1/12/2025). Ia salah ucap saat menghadiri perayaan malam Tahun Baru 2026 di Kabupaten Tapanuli Selatan.
Ringkasan Berita:
Detik-detik Presiden Prabowo Subianto salah ucap saat menghadiri perayaan malam Tahun Baru 2026 di Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Provinsi Sumatra Utara.
Prabowo Subianto seharusnya mengucapkan selamat Tahun Baru 2026, malah justru mnyebut 2021.
Sontak detik-detik Prabowo salah ucap menjadi viral di media sosial.
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Sumut - Detik-detik Presiden Prabowo Subianto salah ucap saat menghadiri perayaan malam Tahun Baru 2026 di Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Provinsi Sumatra Utara.
Presiden Prabowo Subianto seharusnya mengucapkan selamat Tahun Baru 2026, malah justru mnyebut 2021. Hal ini sontak menjadi viral di media sosial.
“Selamat tahun baru 2021,” kata Prabowo setelah mengecek jam tangannya, dikutip dari Tribunnews, Kamis (1/1/2026).
Diketahui Prabowo menghabiskan malam pergantian tahun baru dengan korban bencana banjir bandang di Desa Batu Hula, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapsel, Rabu (31/1/2026). Ia bersama warga setempat bersorak menyambut kehadiran 2026.
“Semoga Yang Maha Kuasa selalu memberi yang terbaik kepada kita semua,” katanya dengan bersemangat sembari melambaikan tangannya.
Sempat Batal ke Aceh
Menurut Prabowo, dia sedianya berencana melanjutkan kunjungan ke Aceh. Namun, rute kunjungan kemudian dialihkan ke Tapanuli Selatan karena faktor cuaca.
Prabowo datang dengan didampingi sejumlah menteri dan pejabat tinggi negara, di antaranya Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, dan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.
Selain itu, ada Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Angga Raka Prabowo, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Adapun pada hari Kamis, (1/1/2026), Prabowo dilaporkan telah tiba di Kabupaten Aceh Tamiang untuk meninjau lokasi bencana.
Sehari sebelumnya, Sekretaris Kabinet Letkol Teddy Indra Wijaya mengatakan Prabowo dalam kunjungannya di Aceh Tamiang akan mengecek rumah hunian sementara (huntara) yang dibangun Danantara untuk para korban bencana banjir dan longsor. Teddy menyebut akan ada 500-600 huntara yang dicek Presiden Prabowo di Aceh Tamiang.
Di hadapan para pengungsi, Prabowo menegaskan pemerintah akan bertanggung jawab membantu warga yang kehilangan rumah akibat bencana banjir.
Prabowo menekankan kehadirannya di lokasi bencana merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk tidak meninggalkan rakyat yang sedang mengalami kesulitan.
"Saya turut bela sungkawa kepada mereka-mereka yang kehilangan keluarganya.
Post time 4-1-2026 06:53 PMFrom the mobile phone|Show all posts
Kat sekolah tempat meols mengajar, kacukan Ndon boleh tahan low IQ akademik. Dah la nikoh warga lokal yang sama low IQ. But akhlak ok la, hormat guru unless cikgu sendiri bodoh tak letak gap buat students macam kawan then bila budak tu naik lemak, tau merungut.