CARI Infonet

 Forgot password?
 Register

ADVERTISEMENT

View: 6108|Reply: 8

5 keris sakti yang jadi lagenda di Indonesia..Taming Sari pun?

[Copy link]
Post time 20-4-2016 12:19 PM | Show all posts |Read mode

Pada masa lalu keris berfungsi sebagai senjata dalam duel/peperangan, sekaligus sebagai benda pelengkap sesajian. Pada penggunaan masa kini, keris lebih merupakan benda aksesori dalam berbusana, memiliki sejumlah simbol budaya, atau menjadi benda koleksi yang dinilai dari segi estetikanya. Tapi tahukah, ada beberapa keris yang begitu legendaris di tanah air ini? Bagi para kolektor keris mungkin memiliki keris-keris berikut sebagai puncak dari impian mereka. Berikut 5 diantaranya :



1. Keris Mpu Gandring
Keris Mpu Gandring adalah senjata pusaka yang terkenal dalam riwayat berdirinya Kerajaan Singhasari di daerah Malang, Jawa Timur sekarang. Keris ini terkenal karena kutukannya yang memakan korban dari kalangan elit Singasari termasuk pendiri dan pemakainya, ken Arok.
Keris ini dibuat oleh seorang pandai besi yang dikenal sangat sakti yang bernama Mpu Gandring, atas pesanan Ken Arok. Setelah selesai menjadi keris dengan bentuk dan wujud yang sempurna bahkan memiliki kemampuan supranatural yang konon dikatakan melebihi keris pusaka masa itu. Kemudian Ken Arok menguji Keris tersebut dengan menusukannya pada Mpu Gandring yang konon menurutnya tidak menepati janji. Dalam keadaan sekarat, Mpu Gandring mengeluarkan kutukan bahwa Keris tersebut akan meminta korban nyawa tujuh turunan dari Ken Arok. Dalam perjalanannya, keris ini terlibat dalam perselisihan dan pembunuhan elit kerajaan Singhasari yakni: Tunggul Ametung, Ken Arok, Anusapati dan keturunan Ken Arok.



2. Keris Kyai Setan Kober

Keris Kyai Setan Kober adalah nama keris milik Adipati Jipang, Arya Penangsang. Keris ini dikenakan pada waktu ia perang tanding melawan Sutawijaya. Suatu saat tombak Kyai Pleret yang dipakai Sutawijaya mengenai lambung Arya Penangsang, hingga ususnya terburai. Arya Penangsang dengan sigap, menyangkutkan buraian ususnya itu pada wrangka atau sarung-hulu keris yang terselip di pinggangnya, dan terus bertempur. Saat berikutnya, Sutawijaya terdesak hebat dan kesempatan itu digunakan oleh Arya Penangsang untuk segera penuntaskan perang tanding tersebut, dengan mencabut keris dari dalam wrangka atau ngliga keris (menghunus), dan tanpa sadar bahwa wilah(an) atau mata keris Kyai Setan Kober langsung memotong ususnya yang disangkutkan di bagian wrangkanya. Ia tewas seketika.


Sutawijaya terkesan menyaksikan betapa gagahnya Arya Penangsang dengan usus terburai yang menyangkut pada hulu kerisnya. Ia lalu memerintahkan agar anak laki-lakinya, kalau kelak menikah meniru Arya Penangsang, dan menggantikan buraian usus dengan rangkaian atau ronce bunga melati, dengan begitu maka pengantin pria akan tampak lebih gagah, dan tradisi tersebut tetap digunakan hingga saat ini.



3. Keris Pusaka Nagasasra dan Sabuk Inten

Keris Pusaka Nagasasra dan Sabuk Inten adalah dua benda pusaka peninggalan Raja Majapahit. Nagasasra adalah nama salah satu dapur keris luk tiga belas dan ada pula yang luk-nya berjumlah sembilan dan sebelas, sehingga penyebutan nama dapur ini harus disertai dengan menyatakan jumlah luk-nya.Bagian gandik keris ini diukir dengan bentuk kepala naga, sedangkan badannya digambarkan dengan sisik yang halus mengikuti luk pada tengah bilah sampai ke ujung keris.
Salah satu pembuat keris dengan dapur Nagasasra terbaik, adalah karya empu Ki Nom, merupakan seorang empu yang terkenal, dan hidup pada akhir zaman kerajaan Majapahit sampai pada zaman pemerintahan Sri Sultan Agung Anyokrokusumo di Mataram. Dapur Sabuk Inten, seperti juga dapur Nagasasra mempunyai luk tiga belas dengan ciri-ciri yang berbeda yaitu mempunyai sogokan, kembang kacang, lambe gajah dan greneng.



4. Condong Campur

Condong Campur adalah salah satu keris pusaka milik Kerajaan Majapahit yang banyak disebut dalam legenda dan folklor. Keris ini dikenal dengan nama Kanjeng Kyai Condong Campur. Konon keris pusaka ini dibuat beramai-ramai oleh seratus orang mpu. Bahan kerisnya diambil dari berbagai tempat. Dan akhirnya keris ini menjadi keris pusaka yang sangat ampuh tetapi memiliki watak yang jahat.



5. Keris Taming Sari
Di ceritakan pemilik asal keris ini adalah merupakan pendekar atau hulu balang kerajaan Majapahit yang bernama Taming Sari. Keris ini kemudianya bertukar tangan kepada hulubalang Melaka yang telah berjaya membunuh Taming Sari bernama Hang Tuah. Perpindahan kepemilikan ini terjadi dalam suatu duel keris yang sangat luar biasa antara Taming Sari dan Hang Tuah, yang akhirnya dimenangkan oleh Hang Tuah.



Reply

Use magic Report


ADVERTISEMENT


Post time 20-4-2016 12:28 PM | Show all posts
O.. itukah keris taming sari?
hulunya macam ekor merak
Reply

Use magic Report

Post time 20-4-2016 12:34 PM From the mobile phone | Show all posts
Taming sari keluar bila ada Pertabalan Sultan Perak
Reply

Use magic Report

Post time 20-4-2016 12:49 PM | Show all posts
betul la tu... taming sari asal dari kerajaan majapahit... hang tuah menang beradu tenaga kan...
Reply

Use magic Report

 Author| Post time 20-4-2016 12:52 PM | Show all posts
bioessence replied at 20-4-2016 12:34 PM
Taming sari keluar bila ada Pertabalan Sultan Perak


memang taming sari  sultan perak pegang ke.. aku ingatkan mitos je

Reply

Use magic Report

 Author| Post time 20-4-2016 12:53 PM | Show all posts
taji2906 replied at 20-4-2016 12:49 PM
betul la tu... taming sari asal dari kerajaan majapahit... hang tuah menang beradu tenaga kan...


bukan ke keris ni hilang ke.. kata tercampak dalam tasik.
aku x ingat kisah dia.dulu pernah bca

Reply

Use magic Report

Follow Us
Post time 20-4-2016 12:59 PM | Show all posts
jiwarasa replied at 20-4-2016 12:53 PM
bukan ke keris ni hilang ke.. kata tercampak dalam tasik.
aku x ingat kisah dia.dulu pernah bc ...

setahu aku la, ikut citer, keris ni milik pendekar kerajaan majapahit.. dulu majapahhit ni kerajaan besar..
pastu melaka dtg lawatan sambil kerja la kot klu ikut istilah zaman sekarang... raja ajak tunjuk hebat dgn beradu tenaga antara pendekar terbaik masing2..
hang tuah lawan dgn pendekar majapahit.. hang tuah menang,  majapahit hadiahkan taming sari kat tuah...
sejak tu taming sari tukar milik ada kat tuah...
mcm dalam citer sebelum tuah hilangkan diri, dibuangnya taming sari ni kat dalam sungai... tu tak tau ke mana taming sari n tuah skali hilang...
Reply

Use magic Report

Post time 20-4-2016 02:31 PM | Show all posts
ganas sial nama..kyai setan
Reply

Use magic Report


ADVERTISEMENT


Post time 20-4-2016 02:49 PM | Show all posts
menarik Keris Kyai Setan Kober
jadi pcetus kenapa diorg kawen
ade pkai bunga kt pinggang
Reply

Use magic Report

You have to log in before you can reply Login | Register

Points Rules

 

ADVERTISEMENT



 

ADVERTISEMENT


 


ADVERTISEMENT
Follow Us

ADVERTISEMENT


Mobile|Archiver|Mobile*default|About Us|CARI Infonet

29-2-2024 01:40 PM GMT+8 , Processed in 0.071917 second(s), 34 queries .

Powered by Discuz! X3.4

Copyright © 2001-2021, Tencent Cloud.

Quick Reply To Top Return to the list