maxjpzero Publish time 18-8-2023 02:01 PM

Perbandingan Utama Indikator SMA dan EMA



Seringkali ada pertanyaan dari trader, Indikator Moving Average mana yang lebih baik untuk digunakan oleh para trader? Mana yang lebih bermanfaat, SMA atau EMA? Dua indikator ini memiliki kegunaan masing-masing dan bisa digunakan dengan jelas dalam trading.

Setiap indikator tentu saja memiliki, kekurangan dan kelebihannya masing-masing. Oleh karena itu, jangan sampai salah untuk memilih indikator yang sesuai dengan ciri khas Anda sebagai seorang trader.

Pada pengembangannya Indikator Moving Average memiliki banyak ragam, tapi hanya dua macam tipe yang paling populer, yaitu: indikator SMA dan EMA. Manakah yang lebih baik? Analoginya sangat simple untuk dipelajari. Moving Average punya beberapa mode yang bisa diganti-ganti untuk menyesuaikan kondisi pasar.

Supaya analisa teknikal kita semakin tajam, maka kita harus mempelajari perbandingan mode dari Moving Average tersebut. Pada Tulisan kali ini kita akan membahas kedua indikator tersebut sehingga bisa memberikan gambaran yang lengkap tentang mekanisme trading dalam penggunaannya.

Jenis Moving Average
Seperti yang teah dijelaskn sebelumnya bahwa Moving Average merupakan indikator yang berfungsi sebagai alat penghitung nilai rata-rata dari suatu pergerakan dengan sejumlah data tertentu. Oleh karena itu metode yang digunakan dalam menghitung nilai rata-rata bergerak ini pun ada bermacam-macam jenisnya, antara lain.

Model yang disebutkan diatas mempunyai cara perhitungan dan keunggulan masing-masing. Penjelasan tentang jenis Moving Average tersebut bisa anda simak dibawah ini:

Simple Moving Average (SMA)
Simple moving average (SMA) adalah salah satu indikator moving average yang paling sederhana dan banyak digunakan oleh trader di dalam trading. Simple moving average dihasilkan melalui perhitungan harga rata-rata yang bergerak dalam suatu periode tertentu. Kebanyakan moving average didasarkan pada harga penutupan.

Formula:

SMA = SUM (CLOSE (i), N) / N

Dimana:

SUM — jumlah;
CLOSE (i) — harga penutupan periode saat ini;
N — jumlah periode perhitungan.
Misalnya, simple moving average 5 hari adalah jumlah harga penutupan lima hari dibagi lima. Sesuai dengan namanya, moving average adalah rata-rata yang bergerak. Data lama dihilangkan saat data baru tersedia, menyebabkan rata-rata bergerak sepanjang skala waktu.



Exponential Moving Average (EMA)
Exponential Moving Average (EMA) adalah jenis Moving Average yang menempatkan bobot lebih besar dan signifikansi pada titik data terbaru. Rata-rata bergerak eksponensial juga disebut sebagai rata-rata bergerak tertimbang secara eksponensial.

EMA memiliki perhitungan yang lebih kompleks, serta kemampuan untuk lebih responsif terhadap pergerakan harga terbaru dibandingkan Simple Moving Average. Perhitungannya dilakukan berdasarkan rata-rata pergerakan harga dalam periode tertentu, kemudian ditambahkan lagi dengan multiplier (pembobotan).

Formula:

EMA = (CLOSE (i) * P) + (EMA (i – 1) * (1 – P))

Dimana:

CLOSE (i) — harga penutupan periode saat ini;
EMA (i – 1) — nilai Moving Average periode sebelumnya;
P — persentase penggunaan nilai harga.
Rata-rata bergerak eksponensial adalah jenis rata-rata bergerak yang memberi bobot lebih pada harga terkini dalam upaya membuatnya lebih responsif terhadap informasi baru. Untuk menghitung EMA, Anda harus terlebih dahulu menghitung rata-rata bergerak sederhana (SMA) selama periode waktu tertentu. Selanjutnya, Anda harus menghitung pengali untuk pembobotan EMA. Dengan demikian, EMA memberikan bobot yang lebih tinggi pada harga terkini, sedangkan SMA memberikan bobot yang sama untuk semua nilai.

Mengukur Perbandingan Antara SMA dengan EMA
Harap dicatat oleh kita semua bahwa bahwa perbandingan yang disajikan ini bukan untuk bertujuan mencari indikator terbaik dalam segala situasi. Masing-masing indikator tersebut memiliki kelebihan dan kekurangannya. Oleh karena itu tiap indikator akan lebih efektif jika digunakan pada situasi tertentu.
Oleh karena itu mari kita lihat secara detail pada uraian berikut ini:

Situasi SMA Lebih Efektif digunakan
Garis indikator SMA umumnya bergerak agak lambat (lagging) mengikuti perubahan harga terkini, sehingga sekilas garisnya terlihat menjauh dari titik harga terkini. Karena hal tersebut, indikator SMA lebih efektif digunakan sebagai garis batas support dan resistance, atau penanda pantulan harga. Misalnya seperti contoh di bawah ini:

bisa dilihat dengan jelas bahwa indikator SMA periode 50 berfungsi lebih baik jika dibandingkan dengan EMA periode 50 dimana sama sebagai garis pembatas level support dan resistance yang dinamis.

Inilah yang menjadi alasan mengapa indikator SMA akan lebih berguna jika digunakan pada timeframe dan periode tinggi. Sebagian besar trader pada umumnya menggunakan SMA berperiode 50 ke atas (100 dan 200) pada timeframe Daily untuk membantu proses analisa teknikal mereka. Bahkan, SMA 200 sering dianggap sebagai indikator trend jangka panjang yang sangat krusial.

Situasi EMA Lebih Efektif digunakan
Garis pada indikator EMA lebih cepat merespon perubahan harga. Dengan kata lain, garis EMA akan tampak lebih luwes mengikuti pergerakan harga terkini dibanding garis indikator SMA. Karena faktor tersebut, indikator EMA lebih efektif digunakan sebagai sinyal trading, terutama untuk trading jangka pendek di time frame kecil.

Salah satu sinyal trading tersebut adalah persimpangan antara dua atau lebih garis-garis Moving Average (MA Crossover. Contohnya seperti berikut:



tiga garis EMA dengan periode berbeda-beda. Sinyal trading pada indikator EMA lebih cepat terpicu daripada indikator SMA karena garis-garis pada EMA lebih responsif pada perubahan harga. Dengan kata lain, kalau Anda tidak mau terlambat pasang posisi, pakailah EMA, kalau pakai SMA malah telat.

baca lebih lanjut...


hirudine Publish time 18-8-2023 06:02 PM

masa sekarang ini orang lebih suka moving average exponential, sebab lebih sensitif kepada persiapan perubahan harga dan gerak trend

cakarputih Publish time 1-9-2023 01:26 AM

artikel yang sangat bermanfaat dari Broker AMarkets, penuh informasi edukasi yang berguna

kembulselawi Publish time 1-9-2023 04:07 AM

manakah yang lebih baik pakai SMA atau EMA ? saya merasa tidak ada beza yang signifikan

waringinsungsan Publish time 2-10-2023 09:23 AM

sebenarnya apa yang EMA tunjuk dan SMA mirip mirip saja cuma EMA lebih aktif saja. EMA sering di kombokan dengan bolingger band ataupun rsi, lihat Blog AMarkets ilmu tentang indikato pada link diatas

cakarputih Publish time 2-10-2023 11:13 AM

waringinsungsan replied at 2-10-2023 09:23 AM
sebenarnya apa yang EMA tunjuk dan SMA mirip mirip saja cuma EMA lebih aktif saja. EMA sering di kom ...

iya benar karena pada dasarnya keduanya sama sama moving average. tergantung gaya trading orangnya saja

rengkah_gunung Publish time 2-10-2023 02:09 PM

cakarputih replied at 2-10-2023 11:13 AM
iya benar karena pada dasarnya keduanya sama sama moving average. tergantung gaya trading orangnya ...

saya memperhatikan walaupun sepertinya sama namun banyak trader masih lebih suka mengunakan EMA dibanding SMA mungkin rasanya lebih mantap dipanggil, exponential

fpginsura Publish time 2-10-2023 10:21 PM

moving average adalah indikator paling populer yang digunakan banyak trader diseluruh dunia, tugas utama indikator ini adalah menentukan trend

cadasngampar Publish time 30-10-2023 11:03 AM

menurut saya tidak jauh beda SMA dengan EMA dalam membentuk trend, tapi mengapa lebih populer EMA dibanding SMA?

ipartnerib Publish time 31-10-2023 02:17 PM

cadasngampar replied at 30-10-2023 11:03 AM
menurut saya tidak jauh beda SMA dengan EMA dalam membentuk trend, tapi mengapa lebih populer EMA di ...

ema lebih populer sebab lebih sensitif terhadap perubahan harga sangat efektif untuk menditeksi trend dan volatility

anglingdharma Publish time 31-10-2023 07:15 PM

asal mengerti arti moving average adalah menunjukkan rata rata gerak harga yang menjadi trend saya rasa sama saja baik ema atau sma

durgandini Publish time 1-11-2023 12:35 PM

indikator EMA memang seperti lebih populer dari SMA sebab orang lebih suka kompleks daripada simple

Pantheratrade Publish time 2-11-2023 11:34 AM

pada hakikatnya indikator MA baik EMA dan SMa masih perlu di perkuat dengan tambahan indikator lainnya. klaim deposit pertama 100% Berlaku syarat Amarkets Broker

dodonkameha Publish time 2-11-2023 09:53 PM

hasil terbaik dalam trading sebaik baiknya adalah yang close profit, maksimalkan profit anda bersama Broker AMarkets dapatkan cashbackpulangan $13/lot

fpginsura Publish time 5-11-2023 05:58 PM

memahami pengunaan indikator yang baik dan benar maka trading kita akan lebih mudah untuk mengasilkan profit, Join Broker AMarkets hasilkan profit bersama Broker terbaik

cakarputih Publish time 5-11-2023 10:05 PM

saya untuk trade memang mengunakan moving average saja, banyak banyak indikator cuma makin payah untuk entry. Joinlah Broker AMarkets trade dengan laverage 1:3000

anglingdharma Publish time 6-11-2023 02:09 AM

bolehlah sekali cikgu bagi dekat sini kaidah kaidah mengunakan SMA dan EMA yang profitable dan selamat

Pantheratrade Publish time 7-11-2023 12:04 AM

ambil mudah saja, terima bonus sokong floating dan cashback dari Broker AMarkets tersedia untuk semua orang, klaim dekat akaun manager anda

rengkah_gunung Publish time 30-11-2023 10:42 PM

sebenarnya pakai EMA ataupun SMA sama sahaja, asal mengerti cara pakainya. Join dan trade Broker AMarkets terima cashback pulangan $13/lot

rengkah_gunung Publish time 1-12-2023 02:04 AM

saya pun pakai EMA kombo dengan bollinger band, menjadi BBMA cukup powerfull untuk menjanah profit
Pages: [1] 2
View full version: Perbandingan Utama Indikator SMA dan EMA


ADVERTISEMENT